img15 img15a mig16a mig16 img6 img8 img10 img11 img13 img18 mg0 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig17
img151 img15a2 img223 mig164 img65 img86 img107 img118 img139 > img1810 mg011 mig1612 mig1713 mig1814 mig1915 mig2016 mig2117 mig2218 mig2319 mig2420 mig2521 mig622 mig2723 mig2724

Pendidikan

Minat Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan (KMPK)

Desentralisasi kesehatan di Indonesia telah dilaksanakan sejak tahun 2001. Pertanyaannya adalah: apakah kebijakan ini telah meningkatkan status kesehatan masyarakat? Apakah telah mampu meningkatkan kapasitas lembaga di sektor kesehatan dan peningkatan perhatian pemerintah daerah di sektor kesehatan

Untuk mencapai pengaruh maksimum kebijakan desentralisasi, kapasitas kelembagaan Departemen Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten Kota perlu ditingkatkan melalui berbagai bentuk kegiatan termasuk pendidikan S2 bagi Departeman Kesehatan, Dinas Kesehatan dan staf pemerintah daerah yang terkait sektor kesehatan, misalnya dari Bappeda.

Mengapa staf pemerintah daerah di luar Dinas Kesehatan perlu mengikuti pendidikan S2 Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan? Disadari bahwa sektor kesehatan tidak mungkin meningkatkan status kesehatan masyarakatnya, tanpa dukungan dan intervensi dari sektor lain termasuk pendidikan, penyediaan sarana sanitasi lingkungan, ekonomi dna berbagai faktor lainnya. Hal ini terlihat dalam strategi perencanaan pembangunan kesehatan dimana peran perencanaan pembangunan perlu dilakukan secara terpadu melalui keluarnya PP 08/2008. Peraturan Pemerintah ini didukung perlunya sektor kesehatan dikembangkan dengan kerjasama antara Dinas Kesehatan dan berbagai dinas lainnya, serta Bapeda sebagai lembaga strategis untuk penetapan kebijakan dan perencanaan kesehatan.

Tujuan pendidikan minat Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan adalah :

  1. Memahami system pelayanan sebagai suatu organisasi yang meliputi aspek medis, kesehatan masyarakat, sosial,
    pendidikan dan bisnis; menguasai pengetahuan dan keterampilan manajemen dalam pengelolaan organisasi pelayanan kesehatan.
  2. Memiliki keterampilan dalam menggunakan sistem dan teknologi informasi kesehatan untuk pengelolan pelayanan kesehatan
  3. Memiliki keterampilan dalam proses pengambilan keputusan dan tindakan proaktif.
  4. Memiliki wawasan global, internasional, nasional dan local dalam menganalisis masalah kesehatan masyarakat dan upaya pemecahannya.

Dengan demikian peserta yang diharapkan adalah :

  1. Staf struktural dan fungsional Departemen Kesehatan,
  2. Staf struktural dan fungsional Dinas kesehatan propinsi dan kabupaten,
  3. Staf Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) serta instansi pemerintah yang terkait kesehatan,
  4. Kepala dan staf puskesmas,
  5. Pengelola lembaga-lembaga swadaya masyarakat di sektor kesehatan,
  6. Pengelola lembaga pelayanan kesehatan swasta,
  7. Konsultan/calon konsultan dalam bidang kebijakan dan manajemen kesehatan, dan
  8. Dosen dan staf di lembaga pendidikan tenaga kesehatan (FK, FKM, Poltekes, dan akademi-akademi kesehatan),
  9. Staf Litbang Partai Politik.

Kurikulum Minat

KODE MK Mata Kuliah
SKS
KUI6651 Manajemen Program Kesehatan
2
KUI6661 Teori Organisasi dalam Sektor Kesehatan 
2
KUI7672 Jaminan Sosial dan Asuransi Kesehatan 
2
KUI6681 Manajemen Stratejik and Financial Sustainability
2
KUI7611 Tim Pemecaha Masalah Tingkat Kabupaten
2
KUI7621 Manajemen Puskesmas
2
KUI7631 Kesehatan Global
2
KUI7641 Manajemen Resiko Kesehatan Masyarakat
2
KUI7651 Manajemen Bencana
2

 

Informasi
Ratna Sary/Heny Rohmi
Telp/Fax: 0274-547659; 542900
E-mail: kmpk@ugm.ac,id
http: www.kmpk.ugm.ac.id
Permohonan Brosur
Nama
Alamat
No.Hp
Email
 
Akreditasi
 
Her-Registrasi
Pendaftaran Mahasiswa

Peminatan : ..........................................
Aplikasi :
..........................................
Link :
..........................................
Jurnal :
..........................................
Download :