img15 img15a mig16a mig16 img6 img8 img10 img11 img13 img18 mg0 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig16 mig17
img151 img15a2 img223 mig164 img65 img86 img107 img118 img139 > img1810 mg011 mig1612 mig1713 mig1814 mig1915 mig2016 mig2117 mig2218 mig2319 mig2420 mig2521 mig622 mig2723 mig2724

Pendidikan

Minat Manajemen Rumah Sakit (MMR)

Building block  
Blok 1 The Patient

DESKRIPSI

Proses belajar-mengajar di magister manajemen rumah sakit dirancang dalam blok Pra-MMR (blok 0) dan enam blok utama (blok 1-6). Blok pertama ini merupakan visi utama lembaga yang bergerak di bidang jasa pelayanan kesehatan, sekaligus merupakan fondasi bagi proses belajar-mengajar di lima blok berikutnya di MMR. Sebagai fondasi, matakuliah dalam blok pertama didesain untuk memberikan gambaran tentang isu terkini di bidang pelayanan kesehatan, baik di tingkat nasional, regional, maupun global, yang berdampak pada perubahan lingkungan bisnis lembaga rumah sakit dan berubahnya paradigma sistem manajemen rumah sakit.

Oleh karena itu, pendidikan manajemen di manajemen rumah sakit ini memerlukan basis yang kuat dalam memahami perspektif pasien dalam rangka memenuhi tuntutan lingkungan makro dan mikro tersebut. Dalam konteks perumahsakitan, pasien sebagai individuals dan customer menjadi the reason for being a (sustainable) hospital organization. Oleh karena itu, kelangsungan hidup dan pertumbuhan organisasi rumah sakit sangat ditentukan oleh keunggulan kompetitif dalam penyediaan pelayanan yang berfokus pada keselamatan pasien (patient safety). Sebagai customer, pasien juga memiliki customer value dan perilaku yang perlu dipahami oleh rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan dan harapannya serta mampu memberikan kepuasan.

 Masalah keselamatan pasien (patient safety) menjadi isue sentral pada blok 1, tidak saja karena hal ini sedang menjadi topik aktual dunia pelayanan kesehatan tetapi juga untuk meletakkan dasar agar pengelola rumah sakit sensitif dalam merespons dan mengantisipasi setiap tuntutan eksternal yang berbasis pada kepentingan customer. Selain sebagai customer, peran penting pasien di rumah sakit lainnya adalah pasien sebagai mitra pelayanan rumah sakit (patient as partner). Mendudukkan pasien sebagai mitra dalam mencapai patient safety berarti memberdayakan pasien dalam proses pemberikan pelayanan kesehatan melalui patient education maupun bentuk-bentuk pemberdayaan lainnya.

 Terakhir, pasien juga merupakan anggota masyarakat yang memiliki perception of illness tertentu, budaya serta pola pencarian pelayanan kesehatan tertentu. Faktor-faktor tersebut diidentifikasi untuk mencermati perilakunya dalam memanfaatkan pelayanan rumah sakit.

Blok 2 The Service

DESKRIPSI

Pada blok 2 akan dibahas bagaimana respons rumahsakit baik pihak manajemen dan pihak penyedia pelayanan pada lini depan (mikrosistem) menanggapi pengalaman pasien tersebut.  

Respons lini depan pemberi pelayanan di rumahsakit tentunya tetap memfokuskan pada kebutuhan dan harapan pasien, mengupayakan pelayanan yang aman melalui kajian terhadap permasalahan yang ada pada mikrosistem dan mengupayakan intervensi dan perbaikan yang dapat dilakukan sehingga dapat memenuhi apa yang dibutuhkan dan diharapkan oleh pasien, yaitu kesembuhan dan pelayanan yang aman.  

Blok 3 Hospital Management and Performance

DESKRIPSI

Perkuliahan hospital management & performance ini sebagai salah satu bagian dari proses pembelajaran di MMR Universitas Gadjah Mada. Materi-materi perkuliahan hospital management & performance diarahkan untuk membantu jajaran direksi rumah sakit dalam membuat keputusan-keputusan manajemen yang dapat meleverage performance rumah sakit. Keputusan-keputusan manajemen tersebut akan didasari oleh bangunan konseptual dan teoritis yang dapat dipertanggung-jawabkan. Materi-materi perkuliahan hospital management & performance akan terbagi ke dalam tiga tahapan, yaitu Pra Pelayanan, Proses Pelayanan, dan Pasca Pelayan. Pengintegrasian ketiga tahapan tersebut membutuhkan pemikiran yang strategik, budaya organisasi yang kuat, struktur organisasi yang akomodatif, serta dukungan sumberdaya strategik yang memadai di bidang Pemasaran, Keuangan, Produksi dan Operasi, Akuntansi, Informasi, Teknologi, dan sumberdaya manusia. Secara lebih rinci dapat dilihat pada Gambar 1

Gambar 1. Integrasi Aktivitas Pelayanan Kesehatan dan Aktivitas Pendukung

 

 

 

 

Blok 4 CORPORATE-CLINICAL GOVERNANCE AND BUSINESS ENVIRONMENT

DESKRIPSI

Rumah sakit sebagai makhluk hidup merupakan metafora untuk menggambarkan prospek kelangsungan hidupnya. Kelangsungan hidup tersebut dapat berjalan dengan baik sehingga rumah sakit dapat berkembang. Sebaliknya ada rumah sakit lembaga yang tidak mampu berkembang atau sekedar hidup dalam keadaan hidup segan mati tak mau. Blok 4 menggunakan metafora ini untuk mempelajari dinamika lingkungan luar rumah sakit dan strategi rumah sakit untuk berkembang. Secara garis besar Blok 4 terdiri dari dua bagian. Bagian pertama membahas mengenai dinamika lingkungan dengan perubahan sistem pembiayaan dan sistem regulasi yang ada. Perubahan sistem ini dianalisis melalui perspektif kebijakan politik dan regulasi kesehatan. Bagian kedua membahas mengenai respons rumah sakit dalam menghadapi dinamika luar tersebut. Respons dilakukan dengan menggunakan pendekatan manajemen strategis yang dapat dilakukan oleh rumah sakit yang tidak mencari untung maupun yang mencari untung. Blok ini diakhiri dengan penutup mengenai etika bisnis rumah sakit.

 

Blok 5 LEADERSHIP, MANAGING CHANGE, AND MANAGERIAL SKILLS

DESKRIPSI

Blok 5 berisi mata kuliah yang mempelajari konsep kepemimpinan dan komunikasi serta ketrampilan manajerial untuk mendukung manajemen perubahan organisasi rumah sakit. Kepemimpinan dan komunikasi merupakan salah satu ketrampilan yang wajib dikuasai oleh manajer rumah sakit agar dapat menjalankan roda organisasi dalam koridor visi dan misi organisasi yang telah ditetapkan. Pada kenyataannya, harapan manajer rumah sakit untuk menggerakkan organisasi menuju ke arah yang ideal sering dihadapkan pada tantangan non teknis yang berasal dari dalam rumah sakit. Oleh sebab itu, manajer memerlukan ketrampilan yang bersifat soft-skills agar dapat mengkreasikan sebuah visi yang diterima oleh anggota organisasi serta mampu menghasilkan perubahan yang signifikan bagi rumah sakit. Materi yang dicakup dalam Blok 5 mengakomodasi berbagai kompetensi yang telah dihasilkan dalam pembelajaran blok sebelumnya, agar dapat diimplementasikan dan menghasilkan perubahan yang nyata dalam organisasi.

Mengingat pembelajaran dalam Blok 5 lebih banyak bersifat praktis, maka diperlukan konteks organisasi tertentu yang akan menjadi landasan dalam setiap praktek ketrampilan yang diajarkan dalam blok ini. Kertas kerja dan materi yang telah

dihasilkan di blok sebelumnya, terutama Blok 4 (misalnya: draft business plan, draft rencana strategis rumah sakit dan sebagainya), akan menjadi dasar dari setiap diskusi dalam Blok 5.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sangat disadari bahwa pengembangan ketrampilan membutuhkan waktu yang panjang. Pemahaman mengenai kepemimpinan dan konsep komunikasi dapat diberikan dalam waktu yang singkat, tetapi untuk menguasainya membutuhkan proses. Mentransformasi pengetahuan menjadi ketrampilan memerlukan latihan-;atihan yang berkesinambungan. Oleh sebab itu, beberapa ketrampilan kepemimpinan dan komunikasi dalam blok ini telah diberikan sejak awal perkuliahan dan akan dinilai pada system penilaian Blok 5 secara keseluruhan

Blok 6 A DESAIN DAN PENGUKURAN

DESKRIPSI

Setelah membahas content manajemen rumah sakit pada blok 0-4 serta leadership dan keterampilan manajerial pada blok 5, maka blok 6 membahas mengenai aspek metodologi untuk memahami atau memecahkan masalah manajemen di rumah sakit. Berbagai konsep yang telah dibahas dalam blok-blok pembelajaran sebelumnya dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah manajemen di rumah sakit, melakukan berbagai pengukuran untuk mendeskripsikan kondisi rumah sakit, merancang intervensi pada tingkat pasien/masyarakat, sistem mikro pelayanan, organisasi rumah sakit ataupun lingkungan luar rumah sakit, ataupun mengevaluasi berbagai intervensi yang telah dilakukan.

Diawali dengan perumusan masalah manajemen yang tepat, proses pembelajaran dalam blok ini mencerminkan langkah-langkah yang ditempuh oleh seorang peneliti untuk menjawab masalah manajemen yang akan menjadi fokus penelitian. Konsep-konsep dalam metode penelitian, metode kuantitatif dan statistik, serta epidemiologi memperkaya kemampuan peneliti untuk melakukan penelitian secara sistematik dan memberikan jawaban yang objektif.

lok terakhir ini terbagi menjadi dua, yaitu blok 6a dan blok 6b. Blok 6a merupakan proses awal untuk menyusun proposal tesis (bab 1-3). Oleh karenanya, hasil akhir blok 6a adalah draft proposal tesis yang telah disetujui oleh pembimbing dan siap dipertahankan dalam seminar proposal tesis. Proses selanjutnya adalah persiapan dan pengumpulan data penelitian di tempat penelitian, dilanjutkan dengan analisis data. Blok 6b memfokuskan pada analisis data kuantitatif dan kualitatif serta memfasilitasi proses penulisan tesis (bab 4-5 dan naskah publikasi). Output blok 6b adalah naskah seminar hasil yang telah disetujui oleh pembimbing dan akan dipresentasikan dalam seminar

INFORMASI
Aris Setyowati/Hernie Setyowati
Telp : 0274-551408; 581679
E-mail : aris_setyowati@yahoo.com
website: mmr.ugm.ac.id

 

 

Permohonan Brosur
Nama
Alamat
No.Hp
Email
 
Her-Registrasi
Pendaftaran Mahasiswa

Peminatan : ..........................................
Aplikasi :
..........................................
Link :
..........................................
Jurnal :
..........................................
Download :